www.sekilasnews.id –
Iran sudah siap berperang melawan AS. Foto/X
TEHERAN – Panglima tertinggi angkatan darat Iran Mayor Jenderal Amir Hatami mengatakan angkatan bersenjata negara itu sepenuhnya siap untuk konfrontasi militer apa pun. Dia memperingatkan bahwa kesalahan langkah apa pun oleh Israel atau AS akan membahayakan keamanan mereka sendiri dan menggoyahkan kawasan tersebut.
Berbicara pada hari Sabtu di upacara “Prajurit Muda Angkatan Bersenjata”, Mayor Jenderal Amir Hatami menekankan bahwa Iran beroperasi pada kesiapan pertahanan puncak, dengan koordinasi yang erat di semua cabang militer.
“Musuh sepenuhnya berada di bawah pengawasan kami, dan karena kami menyadari niat jahat mereka, jari kami tetap berada di pelatuk,” kata Jenderal Hatami, dilansir Press TV.
Ia kemudian memperingatkan bahwa “Jika mereka melakukan kesalahan atau salah perhitungan, tanpa ragu sedikit pun, mereka pasti akan membahayakan keamanan mereka sendiri, pasukan mereka, kawasan tersebut, dan rezim Zionis yang kriminal.”
Hatami mencatat bahwa kekuatan militer Iran telah meningkat tajam sejak perang 12 hari yang dipaksakan kepada negara itu oleh Israel dan AS, khususnya dalam kemampuan rudal, pertahanan udara, dan pencegahan.
Ia menekankan bahwa pengalaman tersebut telah membentuk kembali pemahaman Iran tentang peperangan modern dan mengungkap kerentanan musuh serta kekuatan Iran sendiri.
Pernyataan Kesiapan Militer Iran di Tengah Ketegangan Global
Pernyataan terakhir dari Panglima Angkatan Darat Iran menyoroti betapa seriusnya situasi saat ini. Dengan meningkatnya ketegangan antara Iran dan kekuatan barat, pihak berwenang Iran berkomitmen untuk menjaga kedaulatan dan keamanan nasionalnya.
Jendel Hatami juga menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran tidak hanya bersiap untuk berperang, tetapi juga untuk melindungi setiap inci dari wilayah mereka. Negara ini percaya bahwa kemampuan militernya kini lebih kuat dibandingkan sebelumnya, berkat pengalaman yang diperoleh dari konflik-konflik sebelumnya.
Kesiapan ini juga mencerminkan pemahaman Iran tentang dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah. Dengan banyaknya konflik yang terjadi di sekitarnya, Iran berusaha untuk tetap menjadi kekuatan yang dapat diandalkan untuk menjaga stabilitas di kawasan tersebut.
Peningkatan Kemampuan Pertahanan Militer Iran
Setelah mengalami konflik yang berkepanjangan, Iran telah meluncurkan program modernisasi militernya. Fokus utama dari program ini adalah penguatan kemampuan angkatan udara dan pengembangan sistem pertahanan rudal yang lebih canggih.
Dalam beberapa tahun terakhir, Iran berhasil menciptakan sejumlah perangkat keras militer yang secara signifikan meningkatkan daya saingnya di panggung internasional. Hal ini termasuk pengembangan drone dan sistem pertahanan udara yang semakin kompleks.
Dengan meningkatnya ancaman dari luar, Iran percaya bahwa teknologi dan inovasi dalam bidang militer adalah kunci untuk mempertahankan kedaulatan nasional. Mereka juga berusaha untuk memastikan bahwa angkatan bersenjata mereka tetap siap menghadapi berbagai skenario yang mungkin terjadi di masa depan.
Strategi Perang dan Penegasan Posisi di Kawasan
Panglima Angkatan Darat menyatakan bahwa strategi perang Iran telah beradaptasi dengan perkembangan terbaru di arena militer. Kesadaran akan ancaman yang mungkin dihadapi mendorong Iran untuk menguatkan aliansi dengan negara-negara teman di kawasan.
Iran berfokus pada pengembangan strategi yang berlandaskan pada pencegahan dan reaksi cepat. Pemantauan yang terus-menerus terhadap aktivitas musuh menjadi bagian integral dari taktik militer mereka.
Dengan adanya aliansi strategis yang kuat, Iran berusaha untuk menciptakan sebuah jaringan pertahanan yang mampu menghadapi serangan dari berbagai arah. Hal ini menunjukkan bahwa Iran tidak hanya mengandalkan kekuatan militer, tetapi juga diplomasi untuk mencapai tujuannya.


































