www.sekilasnews.id – Yoshi Sudarso spill keseruan series Still Single, Tayang hari ini di Vision+ Jumat (17 Oktober 2025). Foto/Annastasta Rizqa
JAKARTA – Aktor Yoshi Sudarso turut membintangi serial terbaru, Still Single yang tayang di Vision+ hari ini, Jumat (17/10/2025). Series bergenre komedi romantis ini menghadirkan cerita yang segar dan pastinya menghibur para kalangan anak muda.
Yoshi yang memerankan karakter Andreas menceritakan karakter yang ia perankan. Berparas tampan, Yoshi mengaku karakter yang ia mainkan merupakan sosok cowok playboy.
“Andreas ini agak playboy sama dia ketemu sama karakter Tasya dan ada kejadian dalam series itu yang kalian harus nonton,” ungkap Yoshi.
Baca Juga : Vision+ Rilis Original Series “Still Single”, Tayang Mulai 17 Oktober 2025
Yoshi menjelaskan genre komedi romantis dalam series Still Single ini sangatlah menarik. Setiap karakter memiliki keunikan, terlebih juga mengangkat isu zodiak yang ramai di kalangan anak muda.
Dalam dunia hiburan Indonesia yang terus berkembang, hadirnya serial terbaru seperti Still Single memberikan angin segar bagi penikmat film dan serial televisi. Yoshi Sudarso, yang dikenal luas lewat berbagai perannya, kembali menunjukkan kemampuan aktingnya dalam genre yang lebih ringan dan menghibur. Dengan sentuhan komedi romantis, penonton akan disuguhkan cerita yang penuh warna dan dinamika menarik.
Yoshi, dalam wawancaranya, menuturkan bagaimana ia menyiapkan diri untuk karakter Andreas yang memikat. “Karakter ini membuat saya belajar banyak tentang bagaimana menampilkan sisi humoris sekaligus romantis,” ujarnya. Hal ini menunjukkan dedikasi Yoshi dalam menjalani peran yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pelajaran hidup bagi penontonnya.
Peranan Yoshi Sudarso dalam Serial Komedi Romantis
Pada serial Still Single, Yoshi memerankan Andreas yang disebut-sebut sebagai cowok playboy. Karakter ini menjadi jembatan untuk perkenalan sosok Tasya, yang tentunya membawa banyak konflik dan tawa. Dinamika yang terjadi antara Andreas dan Tasya menjadi bumbu menarik dalam jalan cerita yang penuh intrik.
Yoshi menjelaskan bahwa meskipun karakter playboy seringkali diidentikkan dengan sifat-sifat negatif, ia berusaha menunjukkan sisi manusiawi dari Andreas. “Ada kalanya karakter saya harus menunjukkan sisi lembut dan peduli, bukan hanya sekadar bermain-main,” jelasnya. Hal ini menambah kedalaman pada karakter yang ia lakoni, membuat penonton bisa berempati dan merasakan perjalanan emosional yang dilalui.
Bukan hanya cerita pribadi, Still Single juga menyelipkan berbagai isu yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk isu zodiak. Hal ini menjadi nilai tambah, mengingat banyak orang, terutama generasi muda, yang tertarik dengan tema ini. “Kami menggabungkan komedi dengan elemen-elemen yang relatable bagi penonton,” ujar Yoshi.
Dukungan Tim Produksi dalam Mewujudkan Kualitas Serial
Keberhasilan sebuah serial tidak lepas dari kerja sama tim produksi yang solid. Yoshi menyebutkan betapa pentingnya kolaborasi antara sutradara, penulis skenario, dan kru lainnya untuk menciptakan hasil yang memukau. “Kami semua bekerja keras untuk memastikan setiap scene terasa hidup dan menarik di mata penonton,” ungkap Yoshi.
Dengan dukungan tim yang profesional, Yoshi percaya bahwa Still Single mampu menarik perhatian banyak orang. Adanya ide-ide segar dan kreatif dari para penulis juga memberikan warna baru pada jalan cerita yang sudah ada. “Setiap episode mengajak penonton pergi dalam perjalanan yang baru dan menghibur,” tambahnya.
Tim produksi juga berhasil menciptakan setting yang mendukung nuansa komedi romantis dalam serial ini. Visual yang menarik dan efek-efek lucu menjaga ritme cerita agar selalu terasa dinamis dan menghibur. “Kami berharap penonton bisa merasakan kehadiran mereka dalam setiap adegan,” jelas Yoshi dengan penuh semangat.
Refleksi Sosial dalam Setiap Episode
Salah satu daya tarik dari Still Single adalah kemampuannya untuk merefleksikan isu-isu sosial dengan cara yang ringan. Penceritaan yang lucu dan menghibur tidak menghilangkan makna dan nilai moral yang ingin disampaikan. Problematika cinta, persahabatan, dan pilihan hidup menjadi inti dari kisah ini.
Melalui perjalanan karakter-karakter dalam serial ini, penonton bisa belajar banyak tentang hubungan antar manusia. Yoshi menekankan pentingnya membuat cerita yang tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga memberikan wawasan bagi penonton. “Kami ingin penonton pulang dengan pemikiran dan perasaan yang positif setelah menonton,” ujar Yoshi.
Dengan latar belakang yang beragam serta kepribadian yang unik dari masing-masing karakter, Still Single menawarkan lebih dari sekadar komedi romantis. Setiap episode mengajak penontonnya untuk merenungkan apa yang mereka lihat melalui kisah yang mengasyikkan. “Kami mengharapkan anak muda bisa merasakan koneksi dengan cerita ini,” katanya.


































