www.sekilasnews.id – Tasya Farasya, seorang beauty influencer yang dikenal luas, belakangan ini menarik perhatian netizen setelah mengunggah video di akun TikToknya. Video tersebut mengangkat tema yang cukup emosional, yaitu mengenang sebuah hubungan yang telah berakhir dengan mantan suaminya, Ahmad Assegaf.
Dalam unggahan tersebut, Tasya memilih menggunakan template yang sedang tren untuk mengekspresikan perasaannya. Momen-momen yang ditampilkan adalah saat-saat indah yang ia lalui bersama Ahmad, diwarnai dengan caption ‘the end’ yang jelas menunjukkan bahwa hubungan mereka kini sudah berakhir.
Warganet menanggapi video itu dengan beragam komentar, menganggap postingan tersebut sebagai bentuk penutup atau ucapan selamat tinggal dari Tasya. Sebagian besar dari mereka menduga bahwa Tasya masih menyimpan rasa cinta yang mendalam terhadap Ahmad, meskipun hubungan mereka tidak lagi berjalan.
Tasya dan Ahmad: Sejarah Cinta yang Penuh Kenangan
Ahmad Assegaf adalah cinta pertama Tasya, yang dia kenal sejak masa remaja. Tasya tidak pernah menjalin hubungan dengan pria lain hingga akhirnya menikah dengan Ahmad pada 17 Februari 2018.
Pasangan ini dikaruniai dua anak dari pernikahan mereka. Namun, meskipun memiliki dua buah hati, kebahagiaan mereka tidaklah bertahan lama karena masalah yang muncul di tengah perjalanan rumah tangga mereka.
Penggelapan dana yang dilakukan Ahmad di perusahaan milik Tasya menjadi titik balik dalam hubungan mereka. Kasus ini tergolong serius, dan meski nilai penggelapan tidak dirinci, hal ini tentu berdampak besar pada kepercayaan Tasya terhadap suaminya.
Respon Warganet Terhadap Unggahan Tasya
Warganet secara umum bersikap empatik terhadap Tasya. Mereka tidak marah atau menghakimi atas unggahan yang bersifat emosional tersebut, bahkan banyak yang memahami betapa sulitnya melepas seseorang yang telah berperan penting dalam hidupnya.
Beberapa komentar di media sosial menunjukkan bahwa mereka melihat perasaan Tasya sebagai sesuatu yang wajar. Beberapa netizen bahkan memberikan saran agar Tasya mempertimbangkan kembali hubungan tersebut jika masih menyimpan rasa kepada Ahmad.
Komentar-komentar lain menunjukkan rasa simpati dan dukungan kepada Tasya, seperti pernyataan bahwa cinta pertama sering kali meninggalkan bekas mendalam, yang sulit untuk dihapus. Momen-momen indah yang pernah ada sering kali menjadi kenangan yang tak terlupakan.
Momen Perpisahan yang Menyakitkan
Setiap hubungan pasti memiliki pasang surutnya, dan perpisahan adalah salah satu momen paling menantang untuk dihadapi seseorang. Dalam kasus Tasya, rasa sakit yang ada tidak hanya disebabkan oleh berakhirnya hubungan, tetapi juga oleh pengkhianatan yang dialaminya.
Proses perceraian yang dilalui Tasya juga tidak mudah. Ia mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 24 September 2025. Dalam gugatan tersebut, Tasya tidak menuntut harta gono gini, namun hak asuh anak-anaknya jatuh sepenuhnya di tangannya.
Pertarungan hak asuh sering kali menjadi isu sensitif dalam perceraian, tetapi Tasya menunjukkan tegasnya niatnya untuk mengutamakan anak-anak di atas segalanya. Ia berusaha untuk menciptakan lingkungan yang stabil bagi mereka meskipun harus melalui perpisahan yang menyakitkan.


































