www.sekilasnews.id – PB PGRI menggelar seminar internasional Go Public Fund Education Campaign: Quality Education for All di Gedung Guru, Jakarta, Rabu (10/12/2025). Foto/PB PGRI.
JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) menggelar seminar internasional “Go Public Fund Education Campaign: Quality Education for All” sebagai upaya global mendorong investasi lebih besar pada pendidikan publik dan kesejahteraan guru. Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, menegaskan bahwa PGRI telah lama berkomitmen memperjuangkan anggaran pendidikan dan kesejahteraan guru. Namun sejak tahun 2023, organisasi ini menerima mandat khusus untuk mengampanyekan pentingnya pendanaan pendidikan yang adil, perlindungan guru, serta masa depan profesi guru dan dosen di Indonesia. Unifah mengungkapkan keprihatinannya karena Indonesia sebenarnya termasuk sedikit negara yang menetapkan 20 persen anggaran pendidikan dalam konstitusi. Namun implementasi di lapangan tidak selalu sesuai. “Sejak 2005 sampai sekarang, kami terus menegur pemerintah, bahkan melakukan judicial review ke MK agar mandat undang-undang ini benar-benar dijalankan,” ujarnya. PGRI juga menyoroti situasi guru di Indonesia, khususnya banyaknya guru honorer serta perbedaan perlakuan antara guru negeri dan swasta. Karena itu, kampanye “Go Public Fund Education” menekankan perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap kepastian kerja, kesejahteraan, profesionalisme, dan perlindungan guru.
Pendidikan menjadi salah satu pilar penting bagi pembangunan suatu bangsa. Meskipun terdapat ketentuan konstitusi yang menetapkan alokasi anggaran pendidikan, realitas yang ada sering kali tidak sesuai harapan. Sebagai organisasi yang mewakili guru, PGRI memiliki tugas untuk menyuarakan aspirasi dan kebutuhan para pendidik yang sering kali terabaikan.
Khususnya dalam konteks kesejahteraan guru, berbagai tantangan dihadapi oleh para tenaga pengajar. Mulai dari rendahnya gaji bagi guru honorer hingga ketidakpastian dalam pekerjaan, hal ini perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Keterlibatan pemerintah dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran pendidikan adalah kunci untuk mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas.
Pentingnya Investasi di Sektor Pendidikan
Investasi di sektor pendidikan bukan hanya sekedar alokasi dana, tetapi juga mencerminkan komitmen suatu negara terhadap masa depan generasi muda. Realisasi anggaran yang tepat akan mempengaruhi kualitas pengajaran dan kesempatan belajar bagi siswa. Melalui seminar ini, PGRI berharap dapat meningkatkan kesadaran tentang perlunya dana yang memadai bagi pendidikan di tanah air.
Pemerintah perlu mendengarkan suara guru dan stakeholder lainnya untuk memastikan pendekatan yang lebih inklusif dalam anggaran pendidikan. Komitmen untuk mendanai pendidikan dengan tepat akan berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan yang diterima oleh siswa.
Bahkan, di tengah keterbatasan, terdapat sejumlah inisiatif yang dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi pendidikan. Kolaborasi antara sektor publik dan swasta dapat menciptakan cara inovatif untuk mendanai pendidikan, serta menjamin perlindungan bagi para pendidik.
Kesejahteraan Guru: Tanggung Jawab Bersama
Kesejahteraan guru adalah tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Mendorong perbaikan dalam kesejahteraan para pendidik tidak hanya untuk kepentingan mereka, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Ketika guru merasa diperhatikan dan dihargai, mereka akan lebih termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi murid-muridnya.
Meningkatnya jumlah guru honorer di Indonesia memerlukan perhatian serius. Mereka sering kali tidak mendapatkan perlakuan yang adil dibandingkan dengan guru tetap, meskipun peran mereka sangat vital dalam proses pembelajaran. Kebijakan yang adil dan transparan dalam penggajian dan perlindungan adalah langkah penting menuju perbaikan kesejahteraan guru.
Oleh karena itu, perlu adanya dialog yang berkelanjutan antara pemerintah, PGRI, dan stakeholder lainnya. Dialog ini bertujuan untuk menciptakan kebijakan yang dapat memenuhi kebutuhan guru dan memastikan mereka mendapatkan lingkungan kerja yang layak dan adil.
Perlindungan Profesi Guru sebagai Prioritas
Perlindungan terhadap profesi guru merupakan hal yang tidak dapat diabaikan. Tanpa perlindungan yang memadai, masa depan pendidikan dan juga kesejahteraan para pendidik akan berada dalam risiko. Mengingat tantangan yang dihadapi, penting bagi negara untuk menyediakan kebijakan yang melindungi hak-hak guru.
Dengan kampanye “Go Public Fund Education,” PGRI berusaha untuk menempatkan perhatian pada isu-isu krusial ini. Melibatkan pemerintah dan masyarakat dalam memahami pentingnya melindungi profesi guru adalah langkah awal untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik.
Dengan adanya kolaborasi antara berbagai elemen pemerintahan, PGRI berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan perlindungan dan kesejahteraan guru. Melalui berbagai inisiatif dan program yang diusung, diharapkan pandangan masyarakat terhadap profesi guru semakin positif dan mendukung perbaikan berkelanjutan dalam pendidikan.


































