www.sekilasnews.id – Pemerintah Thailand menyalurkan 6.577 perangkat pembelajaran digital, termasuk iPad ke sekolah-sekolah di Provinsi Nan. Langkah ini diambil untuk mendukung program transformasi pendidikan digital yang bertujuan untuk memudahkan akses belajar bagi siswa di mana saja dan kapan saja.
Program ini, yang dikenal dengan nama “Belajar di Mana Saja, Kapan Saja (Anywhere Anytime)”, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memfasilitasi penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar. Penyaluran perangkat digital ini dilaksanakan pada 9 Desember 2025 oleh Biro Teknologi untuk Pembelajaran dari Kantor Komisi Pendidikan Dasar.
Penyaluran tersebut dipimpin oleh Wakil Sekretaris Jenderal OBEC, Pattariyawan Phannoi, bersama tim ahli. Proses ini dilakukan secara seremonial di 15 sekolah percontohan yang terpilih, yang merupakan bagian dari proyek pengembangan pendidikan di daerah tersebut.
Pentingnya Transformasi Digital Dalam Pendidikan
Transformasi digital dalam pendidikan menjadi langkah krusial di era modern ini. Teknologi informasi dan komunikasi memberikan banyak peluang bagi siswa untuk belajar secara lebih fleksibel dan interaktif.
Penerapan teknologi seperti iPad dalam pembelajaran diharapkan dapat merangsang minat siswa terhadap ilmu pengetahuan. Selain itu, hal ini juga mendukung metode pembelajaran yang lebih bervariasi dan menarik.
Dengan adanya perangkat digital, siswa dapat mengakses berbagai sumber belajar secara online. Ini memungkinkan mereka untuk belajar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Detail Program Dan Sekolah Percontohan
Dalam program ini, sebanyak 15 sekolah di Provinsi Nan terpilih sebagai sekolah percontohan. Sekolah-sekolah ini ditargetkan untuk mengimplementasikan metode pembelajaran digital secara optimal.
Para siswa yang menerima perangkat merupakan siswa jenjang sekolah menengah atas, yang dianggap sebagai generasi penerus yang siap menghadapi tantangan digital ke depan. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi dalam pendidikan dapat meningkatkan hasil belajar secara signifikan.
Sekolah-sekolah tersebut juga akan melakukan pelatihan bagi para guru agar bisa memaksimalkan penggunaan perangkat digital dalam kelas. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan produktif.
Tantangan Dan Peluang Dalam Implementasi Program
Meskipun program ini menawarkan banyak peluang, ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah kesiapan infrastruktur teknologi di masing-masing sekolah.
Beberapa sekolah mungkin perlu melakukan peningkatan jaringan internet untuk mendukung kegiatan belajar mengajar digital. Jika infrastruktur tidak memadai, penggunaan perangkat digital tidak akan optimal.
Selain itu, pelatihan untuk guru juga merupakan aspek penting dalam keberhasilan program ini. Tanpa pelatihan yang memadai, guru mungkin kesulitan dalam memanfaatkan teknologi secara efektif dalam proses belajar mengajar.


































