www.sekilasnews.id – Program studi Periklanan di Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) baru saja meluncurkan acara bertajuk ADVICE 2025 yang menyoroti isu penting dalam dunia keberlanjutan. Pameran ini menampilkan proyek-proyek kreatif dari mahasiswa semester lima yang berfokus pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Pameran ini bukan sekadar acara biasa; ia merupakan tempat bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil kerja mereka dalam bentuk kampanye berkelanjutan yang beragam. Dengan 15 proyek yang berbeda, setiap kampanye diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat terhadap isu-isu kritis yang diangkat.
Kampanye ini dirancang sebagai pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan kolaborasi berbagai mata kuliah. Dosen-dosen yang terlibat memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam proses kreatif dan eksekusi kampanye.
Menjelajahi Proyek Kreatif yang Diangkat dalam ADVICE 2025
Setiap proyek yang ikut serta dalam acara ini mengangkat tema yang unik dan beragam, mencakup berbagai aspek dari SDGs. Dengan kreativitas tanpa batas, mahasiswa menggunakan pendekatan yang inovatif untuk menyampaikan pesan mereka kepada masyarakat.
Melalui instalasi artistik, permainan interaktif, hingga konten digital yang menarik, para mahasiswa berupaya menjadikannya lebih mudah diakses dan dicerna oleh pengunjung. Ini tentu saja merupakan cara yang efisien untuk meningkatkan kesadaran akan isu-isu lingkungan dan sosial.
Dengan kombinasi antara seni dan teknologi, kampanye ini menarik perhatian tidak hanya dari kalangan akademis, tetapi juga masyarakat umum. Hal ini menunjukkan bahwa isu keberlanjutan mampu menjangkau audiens yang lebih luas.
Aktivitas Partisipatif dan Kolaborasi antara Mahasiswa
Salah satu daya tarik utama dari ADVICE 2025 adalah aktivitas partisipatif yang melibatkan pengunjung. Selama pameran, pengunjung diajak untuk berinteraksi langsung dengan tim kreator proyek, sehingga menciptakan dialog yang produktif.
Pengunjung juga dapat membuat komitmen pribadi untuk menerapkan gaya hidup yang lebih berkelanjutan, sehingga acara ini bukan hanya sekadar pameran tetapi juga ajakan untuk bertindak. Dengan cara ini, mahasiswa dan pengunjung sama-sama berkontribusi terhadap perubahan positif di lingkungan sekitar.
Dengan adanya kolaborasi antara berbagai mata kuliah, mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga. Mereka tidak hanya belajar tentang teori, namun juga bagaimana mengimplementasikan ide-ide dalam praktik.
Pentingnya Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Pendidikan Tinggi
ADVICE 2025 juga menjadi puncak dari proses pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PBL) di program studi Periklanan. Melalui metode ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melakukan riset mendalam tentang isu-isu yang mereka angkat.
Pentingnya metode PBL adalah bahwa mahasiswa diajarkan untuk berfikir kritis dan kreatif, serta mampu beradaptasi dalam situasi nyata. Ini adalah ketrampilan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini, terutama di industri kreatif.
Dengan terlibat langsung dalam setiap tahap proses kampanye, mahasiswa mendapatkan pemahaman yang holistik dan menyeluruh. Ini menjadikan mereka siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan membawa perubahan yang berkelanjutan dalam masyarakat.


































