www.sekilasnews.id – Aleima Shanura, istri vokalis grup band Element, Lucky Widja, mengungkapkan bahwa kesehatan suaminya menurun drastis sebelum kepergiannya. Kepergian Lucky pada Minggu, 25 Januari 2026, meninggalkan duka yang mendalam bagi penggemar dan industri musik Indonesia.
Lucky meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit TB ginjal yang dideritanya selama satu hingga dua tahun terakhir. Diketahui, penyakit ini memaksanya untuk menjalani cuci darah secara rutin sebagai bagian dari perawatan.
Aleima berbagi tentang kondisi terakhir suaminya, yang mengalami penurunan kesehatan cukup tajam menjelang ajalnya. Ia tak ingin segera dibawa ke rumah sakit, meskipun sudah merasa tidak enak badan beberapa hari sebelumnya.
Momen Terakhir dan Perjuangan Penyakit Lucky Widja
Momen terakhir Lucky dihabiskan dengan beberapa ketidaknyamanan yang cukup signifikan. Istrinya menjelaskan bahwa ia sudah merasa lemas dan menolak untuk dirawat hingga benar-benar mendesak.
Sayangnya, pada hari Minggu, saat dalam kondisi yang semakin buruk, Lucky akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Ia langsung dirawat di ruang ICU setelah masuk ke rumah sakit, menunjukkan betapa seriusnya keadaan yang dialaminya saat itu.
Selama dua tahun terakhir, Lucky terus berjuang melawan penyakitnya dengan berusaha mendapatkan perawatan terbaik. TB ginjal memang merupakan penyakit yang cukup serius dan dapat memberikan dampak besar pada kualitas hidup penderitanya.
Kehidupan dan Karier Musik Lucky Widja
Lucky Widja telah menjadi ikon di dunia musik Indonesia melalui grup band Element yang ia bentuk. Kariernya yang gemilang dan suara yang khas telah membawa banyak kesuksesan bagi band ini.
Bersama Element, Lucky telah melahirkan banyak lagu hits yang diingat hingga saat ini. Dia juga dikenal sebagai sosok yang ramah dan dekat dengan para penggemarnya, menjadikannya sosok yang dicintai di kalangan pendengar musik tanah air.
Namun, di balik kesuksesannya, perjuangan melawan penyakit yang diderita tidak pernah terlihat. Banyak yang tak menyadari bagaimana penyakit ini memengaruhi kehidupannya sehari-hari hingga akhirnya harus menutup mata.
Duka Mendalam Dalam Lingkungan Musik dan Keluarga
Kepergian Lucky tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarganya, tetapi juga bagi kolega dan penggemarnya. Banyak yang mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam melalui media sosial.
Beberapa teman di dunia musik juga mengungkapkan simpati dan doanya untuk keluarga yang ditinggalkan. Kesedihan dan harapan agar warisannya tetap hidup dalam musik menjadi tema yang sering muncul pasca kepergiannya.
Di tengah duka, istri Lucky mengingatkan semua orang untuk menghargai setiap momen bersama orang-orang tercinta. Ia merasa beruntung bisa berbagi kehidupan dengan orang yang dicintainya hingga akhir hayatnya.


































