www.sekilasnews.id – Komisi III DPR RI menargetkan RUU Penyesuaian Pidana akan disahkan menjadi UU pada awal bulan depan. Panitia Kerja (Panja) telah dibentuk untuk membahas RUU tersebut pada 25 November 2025. Dalam rapat ini, berbagai pihak akan berkontribusi dalam pembahasan untuk memastikan kelancaran proses legislasi.
RUU ini menjadi salah satu agenda utama yang diharapkan dapat memberikan penyegaran terhadap regulasi yang ada. Dengan adanya perubahan ini, diharapkan penegakan hukum di Indonesia dapat menjadi lebih efektif dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dede Indra Permana Soediro mengungkapkan bahwa semua fraksi telah sepakat untuk mendukung RUU ini. Persetujuan ini menunjukkan adanya kesamaan visi di antara para anggota legislatif dalam meningkatkan sistem hukum di negara ini.
Meningkatkan Efisiensi Sistem Hukum Nasional
Dede menjelaskan bahwa RUU Penyesuaian Pidana bertujuan untuk memperbaiki kelemahan yang ada dalam sistem hukum. Hal ini sangat penting agar proses hukum dapat berjalan lebih cepat dan tidak berbelit-belit.
Pembahasan di dalam Panja tidak hanya melibatkan anggota DPR, tetapi juga melibatkan perwakilan dari pemerintah. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan pentingnya sinergi dalam merumuskan peraturan yang lebih baik.
Upaya kolaboratif dalam menyusun kebijakan ini diharapkan dapat menghasilkan solusi yang komprehensif. Dengan demikian, hasil akhir yang dicapai dapat mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Langkah-Langkah Menuju Pengesahan RUU
Rapat Panja dijadwalkan pada tanggal 25 dan 26 November 2025 untuk membahas rincian RUU. Dalam rapat ini, akan dibahas berbagai aspek penting yang menjadi sorotan dalam RUU Penyesuaian Pidana.
Selanjutnya, Dede menyampaikan bahwa tim perumus dan tim sinkronisasi akan mengadakan rapat pada 27 November 2025. Dengan adanya tim ini, proses perumusan diharapkan dapat berjalan dengan lebih sistematis dan terencana.
Pada 1 Desember 2025, dijadwalkan pembahasan tingkat 1 untuk pengambilan keputusan atas RUU ini. Ini adalah langkah krusial yang akan menentukan nasib dari rancangan undang-undang tersebut.
Harapan dan Implikasi RUU Penyesuaian Pidana
Dengan disahkannya RUU ini, diharapkan akan ada peningkatan dalam kualitas penegakan hukum. Masyarakat pun berharap agar perubahan ini memberikan keadilan yang lebih merata bagi semua pihak.
Selain itu, RUU ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dalam peraturan pidana yang berlaku. Hal ini sangat penting agar tidak ada lagi ketidakpastian di dalam sistem hukum.
Apabila RUU Penyesuaian Pidana disahkan, maka akan menjadi salah satu langkah signifikan dalam pembaruan hukum di Indonesia. Ini menunjukkan komitmen DPR RI untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat.


































