www.sekilasnews.id – Sosok Nadiya Ayu Sekar Kinari mencuri perhatian di Wisuda Universitas Jember (UNEJ) Periode VIII Tahun Akademik 2024/2025. Mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) angkatan 2021 ini berhasil mencuat sebagai salah satu lulusan terbaik dengan capaian IPK tertinggi.
Nadiya bukan sekadar “kutu buku”. Di tengah padatnya kurikulum kedokteran gigi, ia aktif di berbagai organisasi seperti BEM FKG, UKM Lisma, Insisivus, hingga menjadi pengurus nasional di Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia (PSMKGI) periode 2022–2024.
Di balik capaian akademik yang membanggakan, Nadiya juga mengungkap bahwa dukungan keluarga menjadi sumber motivasi terbesar untuk terus bertahan. Keluarga, khususnya kedua orang tua, memiliki peran besar dalam perjalanan akademik Nadiya.
Meski menghadapi tantangan ekonomi dan memiliki tanggungan keluarga yang tidak sedikit, orang tua Nadiya selalu berusaha memberikan fasilitas terbaik seperti alat-alat pendukung yang mahal demi kelancaran studinya.
Salah satu prestasi yang membuatnya mencolok adalah kemampuannya untuk tetap seimbang antara akademik dan aktivitas organisasi. Di satu sisi, Nadiya mampu mencapai IPK yang memuaskan, sementara di sisi lain, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan, yang menunjukkan dedikasinya terhadap pendidikan dan pengembangan diri.
Nadiya mengakui bahwa waktu yang terbatas sering kali menjadi tantangan tersendiri. Namun, ia belajar untuk mengatur waktu dengan efisien, membuat daftar prioritas, dan tetap berkomitmen terhadap tujuan yang telah ditetapkan.
Peran Keluarga dalam Kesuksesan Nadiya
Berhasil meraih prestasi yang membanggakan bukanlah hasil kerja keras individu semata. Nadiya menekankan bahwa dukungan keluarga sangat krusial. Tanpa bimbingan dan motivasi dari orang tuanya, ia percaya bahwa jalannya ke pendidikan tinggi bisa jadi jauh lebih sulit.
Orang tua Nadiya telah memberikan contoh kerja keras dan dedikasi yang menginspirasi. Mereka selalu mengingatkan betapa pentingnya pendidikan demi masa depan yang lebih baik bagi keluarga. Mereka menjadi panutan yang menanamkan nilai-nilai disiplin dan komitmen pada Nadiya sejak kecil.
Keberhasilan orang tuanya dalam berjuang menghadapi tantangan ekonomi membuat Nadiya semakin termotivasi. Dalam kesempatan berbeda, Nadiya menyatakan keinginannya untuk memberikan yang terbaik untuk orang tuanya sebagai bentuk terima kasih atas segala usaha yang telah mereka lakukan.
Aktivitas Organisasi yang Membangun Karakter
Keterlibatan Nadiya dalam berbagai organisasi bukan hanya sekadar untuk menambah pengalaman. Ia melihat aktivitas ini sebagai kesempatan untuk membangun jaringan dan meningkatkan keterampilannya. Di organisasi-organisasi ini, Nadiya dapat belajar banyak hal baru yang tidak didapatkan di ruang kelas.
Sebagai pengurus di PSMKGI, Nadiya menghadapi tantangan dalam mengorganisir kegiatan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak. Pengalaman ini memberinya pelajaran berharga tentang kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen waktu.
Dari pengalaman tersebut, Nadiya merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi dunia kerja di masa depan. Ia percaya bahwa semua keterampilan yang didapatkan selama berorganisasi akan berguna ketika ia memulai karier sebagai dokter gigi.
Tantangan yang Dihadapi di Dunia Pendidikan
Tak dapat dipungkiri, perjalanan Nadiya di perguruan tinggi juga dipenuhi berbagai tantangan. Mulai dari tekanan akademik hingga kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru yang lebih kompetitif. Nadiya harus belajar untuk tetap fokus dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi segala rintangan.
Selain itu, tantangan finansial juga menjadi bagian dari kisah hidupnya. Nadiya menyadari bahwa untuk mencapai pendidikan yang berkualitas, tidak jarang ia harus berjuang lebih keras dibandingkan teman-temannya. Namun, semangatnya yang tinggi membuatnya tidak pernah menyerah.
Pengalaman-pengalaman tersebut mengajarkannya bahwa kegigihan dan kerja keras akan terbayar di kemudian hari. Nadiya percaya bahwa setiap masalah pasti memiliki jalan keluar, asalkan kita bersedia berusaha dan mencari solusi secara proaktif.


































