www.sekilasnews.id – JAKARTA – Sebanyak tiga wakil Indonesia telah memainkan laga 32 besar Indonesia Masters 2026 . Mereka adalah Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, dan Moh Zaki Ubaidillah. Dari ketiga wakil yang sudah tampil, hanya dua yang berhasil melaju ke babak 16 besar, yaitu Dejan/Bernadine dan Zaki Ubaidillah, juga dikenal sebagai Ubed.
Dejan dan Bernadine berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah mengalahkan ganda campuran Malaysia, Jimmy Wong/Lai Pei Jing. Pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada pagi hari Rabu (21/1/2026) menunjukkan performa impresif dari duet Pelatnas Cipayung ini.
Kemenangan mereka tercatat dalam dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-10 dan 21-17. Dengan hasil ini, mereka berpotensi untuk berhadapan dengan Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di babak selanjutnya.
Sementara itu, hasil positif juga diraih oleh Ubed, pemain berusia 18 tahun, yang sukses menumbangkan Kiran George dari India. Kemenangan diraih dengan skor 21-17 dan 21-14, menandai keberhasilan Ubed di turnamen level 500 pertamanya.
Di babak 16 besar, Ubed akan berhadapan dengan tunggal putra baru dari Singapura, Loh Kean Yew. Namun, tidak semua kabar baik berasal dari Indonesia, karena pasangan Bimo dan Arlya harus merelakan langkah mereka terhenti di babak 32 besar.
Dejan dan Bernadine Tampilkan Penampilan Memikat di Turnamen
Dejan Ferdinansyah dan Bernadine Anindya Wardana menunjukkan bakat dan keterampilan luar biasa dalam pertandingan mereka. Berhadapan dengan pasangan dari Malaysia, keduanya tampil sangat mengesankan, menunjukkan koordinasi dan strategi yang matang selama permainan.
Pada gim pertama, Dejan dan Bernadine langsung mengambil inisiatif untuk menguasai permainan. Kecepatan dan akurasi yang mereka tunjukkan membuat lawan kesulitan untuk mengimbangi permainan, sehingga menghasilkan skor 21-10 yang mencolok.
Gim kedua juga tidak kalah menarik, di mana pasangan Indonesia tetap menunjukkan dominasi. Meskipun mendapat sedikit tekanan, mereka berhasil mempertahankan keunggulan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-17.
Memasuki babak selanjutnya, tantangan baru menanti mereka, dengan potensi bertemu Jafar dan Felisha. Tentunya, kedua pemain akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi lawan berikutnya dan melaju lebih jauh dalam turnamen ini.
Penampilan mereka di Indonesia Masters 2026 menjadi sorotan positif, dan diharapkan bisa menginspirasi atlet muda lainnya di Indonesia untuk terus berkembang.
Kemenangan Manis bagi Ubed di Awal Karir Internasionalnya
Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed menunjukkan bakatnya di arena internasional, dengan menghadapi Kiran George dari India di babak 32 besar. Kemenangan ini sangat berarti, mengingat ini adalah turnamen level 500 pertamanya.
Ubed bermain dengan penuh percaya diri, berhasil menguasai ritme permainan sejak awal. Dua gim yang dimainkannya berlangsung ketat, namun di setiap momen penting, Ubed mampu menunjukkan keberanian dan ketenangan untuk meraih kemenangan.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi langkah awal bagi Ubed, tetapi juga menunjukkan potensi besar yang dimilikinya sebagai atlet muda. Di babak 16 besar, ia akan menghadapi Loh Kean Yew, yang tentunya merupakan tantangan menarik bagi kariernya.
Dengan dukungan yang kuat dari pelatih dan tim, Ubed semakin termotivasi untuk menggapai sukses. Melihat performanya yang mengesankan, banyak penggemar yang optimis akan masa depannya.
Semoga kemenangan ini semakin mendorong semangatnya untuk berprestasi di tingkat dunia.
Peluang dan Harapan untuk Pasangan Indonesia di Turnamen
Tournament Indonesia Masters 2026 menghadirkan banyak harapan bagi para atlet Indonesia. Di tengah persaingan ketat, Dejan/Bernadine dan Ubed telah memberikan kontribusi positif bagi tim bulu tangkis nasional.
Kedua pasangan ini diharapkan dapat terus melanjutkan tren positif mereka dan melaju lebih jauh dalam turnamen. Setiap kemenangan akan menambah pengalaman berharga yang dapat mereka bawa ke kompetisi berikutnya.
Pihak Pelatnas Cipayung juga berkomitmen untuk mendukung perkembangan atlet-atlet muda. Dengan intensitas latihan yang baik dan strategi matang, diharapkan prestasi mereka akan semakin meningkat dalam waktu dekat.
Penggemar bulu tangkis Indonesia tentu berharap semua wakilnya dapat memberikan yang terbaik. Atmosfer turnamen di Istora Senayan menjadi saksi bisu perjuangan mereka yang telah berlatih keras dan berkorban untuk mencapai impian.
Semoga keberhasilan di Indonesia Masters 2026 ini menjadi awal dari kesuksesan bagi tim bulu tangkis Indonesia di turnamen internasional lainnya.


































