www.sekilasnews.id – Universitas Jember (UNEJ) mengukuhkan empat guru besarnya di gedung Auditorium Kampus Tegalboto pada tanggal 12 Februari 2026. Rektor UNEJ, Iwan Taruna, menyatakan bahwa pengukuhan ini merupakan sebuah momen bersejarah bagi institusi tersebut.
Setelah lebih dari enam dekade beroperasi, jumlah guru besar di UNEJ akhirnya mencapai 101 orang, yang tentunya adalah pencapaian yang sangat signifikan. Hal ini menunjukkan kemajuan institusi dalam pengembangan pendidikan dan riset.
Empat guru besar baru yang dikukuhkan dalam acara tersebut termasuk para ahli di bidang masing-masing, mencerminkan komitmen UNEJ dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Mereka adalah tokoh-tokoh yang telah berkontribusi besar bagi dunia akademik Indonesia.
Perayaan Pengukuhan Empat Guru Besar di UNEJ
Proses pengukuhan berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk civitas akademika dan masyarakat. Momen ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi guru besar yang dikukuhkan, tetapi juga untuk seluruh civitas UNEJ.
Dalam acara tersebut, pengetahuan dan pengalaman dari para akademisi diharapkan dapat memberikan pengaruh positif bagi generasi mendatang. Ini adalah langkah maju yang jelas bagi universitas dalam mencetak lebih banyak pemimpin di bidang akademis.
Guru besar yang dikukuhkan borak upaya dan dedikasi mereka dalam bidang ilmu pengetahuan masing-masing. Keberadaan mereka di UNEJ merupakan aset berharga untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
Kualifikasi dan Kontribusi Guru Besar Baru di UNEJ
Prof. Dr. Kiswara Agung Santoso, S.Si., M.Kom., merupakan seorang ekspert dalam algoritma pemrograman dan memiliki peranan penting dalam pengembangan Program Studi Matematika. Kontribusinya dalam penelitian dan pengajaran telah menginspirasi banyak mahasiswa.
Sementara itu, Prof. Ir. Khairul Anam, ST., M.T., M.Ag., Ph.D., IPU. ASEAN.Eng., adalah tokoh terkemuka di bidang rekayasa instrumentasi dan kontrol. Keahliannya sangat dibutuhkan dalam teknologi dan industri saat ini.
Prof. Dr. Ir. Evita Soliha Hani, M.P., fokus dalam ekonomi sumber daya manusia di lingkungan pertanian. Penelitian dan pemikirannya berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi di sektor agribisnis.
Prof. Dr. Ir. Bambang Marhaenanto, M.Eng., IPM. ASEAN.Eng., adalah guru besar yang juga mengkhususkan diri dalam otomasi dan informatika pertanian. Keahlian ini sangat relevan untuk pengembangan pertanian modern di Indonesia.
Tantangan dan Harapan untuk UNEJ di Masa Depan
Rektor Iwan Taruna mengungkapkan rasa syukurnya atas penambahan jumlah guru besar di UNEJ. Meskipun sudah mencapai 101 orang, ia menyatakan bahwa target ideal universitas masih berada di angka 150 guru besar.
Jumlah ini tidak hanya mencerminkan kebutuhan akademik, tetapi juga merupakan bagian dari strategi pengembangan yang lebih besar. UNEJ harus terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan reputasi pendidikan tinggi di Indonesia.
Penting bagi UNEJ untuk menarik lebih banyak dosen berkualitas dan meningkatkan kapasitas penelitian. Hal ini akan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih baik di masa yang akan datang.
Membangun jejaring kolaborasi dengan lembaga lain juga menjadi salah satu kunci untuk mencapai visi tersebut. Ini akan membuka lebih banyak peluang penelitian dan pengembangan bagi mahasiswa dan dosen.


































