www.sekilasnews.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kunjungannya berkunjung ke FT UGM, Yogyakarta, Rabu (19/11). FOTO/dok.SindoNews
“Di tengah transformasi besar menuju ekonomi berbasis teknologi, Indonesia membutuhkan riset yang kuat dan berkualitas tinggi, khususnya di bidang material energi. Hilirisasi mineral dan dorongan global terhadap energi baru menuntut kemampuan riset yang mampu menjaga daya saing nasional,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis, Kamis (20/11/2025).
Hal itu disampaikan Airlangga saat berkunjung ke Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), Yogyakarta, Rabu (19/11). Untuk mendukung pengembangan mineral secara berkelanjutan, riset dan inovasi menjadi kunci.
Menurut dia peneliti berperan dalam mengidentifikasi cadangan baru, mengembangkan teknologi ekstraksi yang efisien, serta mendorong penggunaan teknologi ramah lingkungan. Peningkatan kapasitas riset, terutama di bidang material energi, dinilai semakin mendesak.
Dalam era modern saat ini, daya saing suatu negara bergantung pada bagaimana ia mengelola sumber daya alamnya, terutama sumber daya mineral. Penyediaan bahan mentah untuk industri tidak hanya berkontribusi pada ekonomi, tetapi juga menjadi penopang dalam berbagai inovasi teknologi. Seluruh pihak diharapkan mampu melihat potensi ini dengan serius agar tidak tertinggal dalam persaingan global yang semakin ketat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa hilirisasi sumber daya mineral adalah langkah yang sinergis dengan upaya meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam. Dengan demikian, hal-hal yang berfokus pada penelitian dan pengembangan menjadi perhatian utama untuk mencapai tujuan tersebut.
Kunjungan ke FT UGM merupakan gambaran konkrit dari upaya pemerintah dalam memperkuat kolaborasi antara sektor akademis dan industri. Ini penting sebagai pengingat bahwa inovasi tidak hanya muncul dari institusi pemerintah, tetapi juga dari perguruan tinggi yang berperan sebagai pusat riset dan pengembangan.
Pentingnya Hilirisasi untuk Daya Saing Ekonomi Nasional
Hilirisasi sumber daya mineral merupakan strategi penting untuk meningkatkan nilai tambah. Proses ini tidak hanya menciptakan produk jadi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam rantai nilai yang lebih tinggi. Dengan cara ini, perekonomian lokal pun akan semakin kuat dan mandiri.
Selain itu, penerapan teknologi ramah lingkungan dalam hilirisasi menjadi faktor kunci untuk keberlanjutan. Teknologi yang efisien akan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan serta memastikan bahwa sumber daya tetap tersedia untuk generasi mendatang.
Airlangga Hartarto juga menekankan bahwa semua pemangku kepentingan perlu saling berkolaborasi untuk mencapai tujuan hilirisasi ini. Kesadaran dan pemahaman yang baik mengenai pentingnya hilirisasi akan mendorong tindakan nyata dalam meningkatkan daya saing ekonomi nasional Indonesia.
Peran Penelitian dan Inovasi dalam Sumber Daya Mineral
Penelitian yang berkualitas tinggi menjadi fondasi dalam pengembangan sumber daya mineral. Melalui penelitian, para ilmuwan dapat mengidentifikasi metode baru dalam eksplorasi dan ekstraksi. Ini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi tetapi juga menjaga kualitas dari bahan tambang yang diperoleh.
Inovasi di bidang teknologi mineral juga berperan dalam meningkatkan daya saing industri. Pengembangan teknologi baru yang lebih efisien dan ramah lingkungan akan memberikan keuntungan kompetitif di pasar global. Kegiatan ini juga menciptakan kesempatan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor ini.
Pentingnya kolaborasi antara peneliti, industri, dan pemerintah harus senantiasa ditekankan. Dengan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, penelitian akan lebih relevan dan lebih cepat diterapkan dalam praktik. Ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa Indonesia tetap berada di garis depan dalam pengembangan teknologi mineral.
Mendorong Investasi dalam Riset dan Hilirisasi Mineral
Mendorong investasi dalam riset dan hilirisasi mineral adalah langkah strategis untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Ketersediaan dana yang cukup akan memungkinkan lebih banyak proyek penelitian yang inovatif dan berkelanjutan. Dalam hal ini, peran investor sangat krusial untuk mengontak kolaborasi yang saling menguntungkan.
Pemerintah juga diharapkan memberikan insentif dalam bentuk kebijakan yang mendukung investasi di sektor ini. Kebijakan yang mendukung penelitian dan inovasi bisa menjadi daya tarik bagi investor, mempercepat pengembangan teknologi dan peningkatan daya saing.
Pada gilirannya, penguatan nilai tambah melalui hilirisasi tidak hanya diharapkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru. Keterlibatan masyarakat dalam proses ini akan mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


































