www.sekilasnews.id – Rizal Galih Pradana (25), seorang mahasiswa yang telah menorehkan prestasi gemilang di dunia akademik. Ia adalah salah satu dari 25 lulusan program Magister (S2) yang meraih IPK sempurna 4,00.
Dalam perjalanan studinya, Rizal tidak hanya menghadapi tantangan akademik tetapi juga perubahan kebijakan yang memengaruhi jalannya pendidikan. Ia berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 1 tahun 10 bulan 17 hari, menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa.
Mendapatkan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Rizal awalnya terdaftar di Program Magister Psikologi Profesi. Namun, kebijakan mendadak mengenai kurikulum yang mengakibatkan penutupan program tersebut menjadi momen krusial dalam hidupnya.
Perjalanan Rizal Menghadapi Tantangan Akademik Di UGM
Dihadapkan pada situasi yang mengejutkan, Rizal harus membuat keputusan penting. Ia mempertimbangkan untuk melanjutkan LPDP dan beralih ke Magister Psikologi Sains atau mundur dan menunggu kepastian program profesi.
Ia merasa bersyukur atas keputusan untuk melanjutkan pendidikan dengan jurusan baru. Rizal berkomitmen untuk menyesuaikan diri dengan tantangan dan kebijakan baru yang dihadapinya.
Rizal menemukan semangat baru setelah bertemu dengan Rahmat Hidayat, Dekan Fakultas Psikologi UGM. Kesempatan untuk bergabung dalam riset mengenai pilihan makanan menumbuhkan minat yang mendalam dalam dunia penelitian.
Perubahan Jurusan dan Adaptasi dalam Riset
Setelah beralih ke Magister Psikologi Sains, Rizal menghadapi kebutuhan untuk mempelajari metode analisis baru. Salah satu yang menjadi fokusnya adalah Structural Equation Modeling (SEM), yang sebelumnya belum pernah ia pelajari.
Mempelajari SEM menjadi tantangan tersendiri, tetapi Rizal menunjukkan semangat untuk belajar. Dengan dukungan dosen dan teman-temannya, ia mampu memahami metodologi ini dengan baik.
Proses adaptasi yang dijalaninya tidak hanya memperkaya wawasan akademisnya tetapi juga meningkatkan keterampilannya dalam riset yang mendalam. Rizal berupaya optimal dalam setiap aspek pendidikan yang dihadapinya.
Capaian dan Harapan Rizal di Masa Depan
Setelah menyelesaikan studinya dengan IPK 4,00, Rizal tidak hanya merasa bangga tetapi juga berharap untuk memberikan manfaat lebih. Ia ingin menerapkan pengetahuan yang didapatnya untuk membantu masyarakat, melalui penelitian dan praktik di lapangan.
Menggunakan pengalamannya, Rizal berencana untuk mengembangkan karir di bidang psikologi. Ia berharap dapat berkontribusi dalam penelitian-penelitian yang dapat membawa perubahan positif bagi individu dan komunitas.
Ambisi Rizal untuk terus belajar dan berkontribusi mencerminkan dedikasi seorang akademisi. Dengan landasan yang kuat, ia optimis dapat mencapai lebih banyak hal di masa depan.


































