www.sekilasnews.id – Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Raden Roro Widya Ningtyas Soeprajitno, berhasil mencetak prestasi yang mengesankan dalam acara wisuda yang diadakan pada 21 Oktober 2025. Dengan menyelesaikan pendidikan doktoralnya dalam waktu yang sangat singkat, ia menawarkan inspirasi bagi banyak orang yang ingin melanjutkan studi lebih tinggi.
Sebagai mahasiswi Program Studi Ilmu Akuntansi di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Roro mendapatkan gelar doktor tercepat dengan masa studi selama 2 tahun, 10 bulan, dan 27 hari. Melalui beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU), ia menunjukkan bahwa kerja keras dan komitmen dapat membawa hasil yang luar biasa.
Roro mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini, mengingat ia adalah anak dan cucu pertama dalam keluarganya yang menyelesaikan studi di tingkat doktor. “Kesempatan ini adalah sesuatu yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” tegasnya ketika diwawancarai mengenai motivasi di balik keberhasilannya.
Kisah Inspiratif Raden Roro Widya Ningtyas Soeprajitno
Kecintaan Roro terhadap dunia akuntansi menjadi pendorong utama dalam memilih bidang studi ini. Ia percaya bahwa akuntansi bukan sekadar perhitungan angka, tetapi juga menyangkut kebijakan penting yang bisa memengaruhi keputusan strategis suatu perusahaan.
“Ilmu akuntansi itu luas dan ada banyak aspek menarik yang dapat dipelajari,” ungkapnya. Roro menilai pentingnya penguasaan logika dalam bidang ini sehingga dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang tepat dalam bisnis.
Selama menempuh studi, Roro memperlihatkan dedikasi yang tinggi dan selalu berusaha untuk menyelesaikan segala tugas dengan sebaik-baiknya. Meskipun tidak menargetkan kelulusan yang cepat, ia tetap fokus pada kualitas penelitiannya.
Pondasi Kuat dari Pendidikan Sebelumnya
Dasar yang solid dari pendidikan S2 sangat membantunya dalam proses pembelajaran di tingkat doktoral. Bimbingan dari profesor yang berpengalaman juga menjadi salah satu aspek penting yang mendukung kelancaran proses penelitian dan penulisan disertasi Roro.
Roro menjelaskan bahwa pengalaman sebelumnya di pendidikan magister memberikan fondasi yang kuat. “Saya merasa siap menghadapi tantangan lebih besar saat memasuki fase doktoral,” ujarnya dengan semangat.
Dengan dukungan yang memadai dan kebijakan manajemen waktu yang baik, ia mampu menjaga keseimbangan antara studi dan kehidupan pribadi. Ini menjadi sangat penting agar fokus dan dedikasi tidak terdistribusi secara berlebihan.
Visi Masa Depan dan Cita-Cita sebagai Dosen
Roro memiliki cita-cita untuk menjadi dosen, suatu keinginan yang sudah ia miliki sejak lama. Ia percaya bahwa dengan menjadi pengajar, dirinya bisa memberikan kontribusi lebih kepada masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan.
“Saya ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman yang saya dapatkan selama ini kepada generasi berikutnya,” ungkapnya. Roro berharap dapat membantu mahasiswa lain untuk mengembangkan potensi mereka di bidang akuntansi dan bisnis.
Melalui prestasi ini, Roro ingin menggugah semangat generasi muda untuk mengejar pendidikan yang lebih tinggi. Ia berharap agar lebih banyak orang berani melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi tanpa merasa terbebani oleh waktu.


































